Mehrunnisa The
Twentieth Wife dimulai dengan cerita tentang
kelahiran tokoh utama wanita yaitu Mehrunnisa. Mehrunnisa lahir di tengah gurun
pasir ketika keluarganya melarikan diri dari Persia karena terjerat hutang.
Kondisi keluarganya saat itu sangat mengenaskan. Pakaian mereka kotor,
jangankan untuk membeli pakaian, uang untuk membeli makanan pun mereka tak
punya. Yang tersisa hanya uang sebanyak 4 keping mohur (uang emas; mata uang saat itu) dan itu pun rencananya akan
digunakan sebagai biaya ijin masuk mereka sekeluarga ke kerajaan Mughal.
Ditengah semua keprihatinan itu, lahirlah Mehrunnisa, anak keempat dari
pasangan Ghias Beg dan Asmat, yang arti dari namanya adalah Matahari Para
Wanita.

